Thursday, 27 September 2018

Contoh Proposal Persetujuan Kegiatan In House Training Perusahaan


PROPOSAL PERMOHONAN PERSETUJUAN
KEGIATAN TRAINING DAMKAR PADA BANGUNAN (FIRE FACTORY)
PABRIK KERUPUK PT. BM




A.    PENDAHULUAN

1.      Latar Belakang

Kebakaran merupakan suatu ancaman bagi keselamatan Karyawan, Asset Perusahaan maupun Lingkungan. Dengan meningkatnya aktifitas kegiatan Pabrik kerupuk PT. BM maka volume limbah dari proses produksi berupa kulit jagung juga semakin meningkat, mengingat material tersebut merupakan material yang mudah terbakar maka kewaspadaan terhadap kebakaran perlu ditingkatkan dengan melakukan kegiatan Pencegahan Dini.

Salah satu agenda perusahaan dalam rangka melakukan pencegahan dini terhadap resiko bahaya kebakaran adalah dengan melakukan pelatihan terhadap karyawan untuk mengetahui potensi yang dapat menimbulkan kebakaran, pencegahan terhadap resiko kebakaran dan dasar – dasar penanganan kebakaran dilokasi bangunan. 

2.      Dasar

1)      Pelatihan pencegahan dan penanganan terhadap kebakaran merupakan upaya yang dilakukan dalam rangka mendukung target Perusahaan yang tertuang dalam KPI (Key Performance Indicator) karyawan yaitu Zero Accident (Factory Fire) tahun 2018.
2)      Kegiatan Training terhadap karyawan merupakan program kerja HRGA Department yang sudah di Budget kan dalam anggaran periode Tahun 2018.
3)      Kegiatan Training Pencegahan dan Penanganan terhadap Resiko Kebakaran ini sesuai arahan dari Disnakertrans Kab. Tanah Liat dalam rangka untuk meningkatkan Keselamatan Pekerja dilingkungan Perusahaan.

B.     MAKSUD & TUJUAN

Maksud dan tujuan adalah :

1.      Mempersiapkan karyawan terlatih yang mampu menangani secara cepat dan tepat jika terjadi kebakaran di areal perusahaan (Industri).
2.      Meningkatkan kesadaran terhadap karyawan untuk melakukan pencegahan dini terhadap resiko bahaya kebakaran dilingkungan perusahaan (Industri).

C.    WAKTU PELAKSANAAN

Pelaksanaan pelatihan akan dilakukan selama 1 (satu) hari pada hari senin 29 September 2018.

D.    ANGGARAN BIAYA

1.      Biaya yang dianggarkan dalam kegiatan ini adalah :

No.
Keterangan
Jumlah
Harga
Biaya
1
Honor Trainer (Dinas Damkar Kab. Tanah Liat)
4
1,250,000
5,000,000
2
Makan Siang Peserta & Trainer
44
25,000
1,100,000
3
Coffe Break 2 x (Pagi & Sore)
44
15,000
660,000
4
Spanduk
1
250,000
250,000
5
ATK
40
10,000
400,000
6.
Peralatan Damkar
4
500.000
2.000.000
TOTAL BIAYA
 Rp. 9,410,000

     Terbilang : Sembilan Juta Empat Ratus Sepuluh Ribu Rupiah

2.      Penggunaan Anggaran

Budget HR Tahun 2018 – Administrative Expenses – Training & Education Exp 

E.     PENUTUP

Dengan pelatihan ini diharapkan karyawan dapat terlatih dan memiliki kesadaran yang tinggi terhadap resiko bahaya kebakaran serta dapat melakukan tindakan pengendalian jika terjadi kebakaran dilokasi bangunan Pabrik Plywood. 

Demikian proposal permohonan persetujuan kegiatan training ini disampaikan atas persetujuan dari Bapak / Ibu kami ucapkan terimakasih

Tanah Liat, 16 Agustus 2018

Propose by :
Akcnowledge by :
Approval by :





Utuh Batar





Suwaji Parto





Aisyah





Arzachel
HR Manager
GM Umum
FA
Direktur




Wednesday, 26 September 2018

Pengorbanan Orang Tua Demi Anaknya

Mungkin kita baru benar-benar memahami arti pengorbanan orang tua ketika suatu hari kita menjadi orang tua.

Saat itulah kita mulai mengerti, bahwa menjadi ayah dan ibu bukan sekadar memiliki anak, tetapi tentang belajar mencintai seseorang dengan cara yang sering kali menyakitkan diri sendiri.

Ada begitu banyak hal yang dahulu tidak pernah kita pahami.

Tentang ayah yang berkata, “Ayah sudah kenyang,” padahal mungkin sejak pagi belum ada makanan yang masuk ke perutnya.

Tentang ibu yang tersenyum dan berkata, “Ibu tidak apa-apa,” sementara diam-diam ia menahan lelah, menahan sakit, bahkan menahan keinginannya sendiri agar kebutuhan anaknya lebih dahulu terpenuhi.

Itu bukan sekadar kata-kata bijak yang kita baca di media sosial.

Bukan pula sekadar kalimat motivasi yang indah untuk dibagikan.

Itu adalah kenyataan yang dijalani banyak orang tua dalam diam.

Mereka belajar mengurangi dirinya sendiri agar kita bisa memiliki lebih banyak.

Mereka menunda keinginannya agar keinginan kita bisa terwujud.

Mereka menahan lapar agar kita kenyang.

Menahan lelah agar kita bisa tidur dengan tenang.

Menahan sedih agar kita tumbuh dengan bahagia.

Dan yang paling menyakitkan, sering kali kita baru menyadari semua itu setelah kita sendiri merasakan beratnya menjadi orang tua.

Pernahkah kita membayangkan bagaimana seorang ayah mendapatkan uang untuk memenuhi permintaan anaknya?

Mungkin ia harus menelan malu.

Mungkin ia harus menundukkan kepala di hadapan orang lain.

Mungkin ia harus bekerja ketika tubuhnya sebenarnya sudah meminta berhenti.

Panas matahari menghitamkan kulitnya.

Telapak tangannya mengeras dan pecah-pecah.

Keringat mengalir dari dahinya.

Rambutnya perlahan memutih.

Wajah yang dahulu gagah, sedikit demi sedikit dipenuhi garis-garis usia.

Semua itu tidak terjadi dalam semalam.

Ada ribuan hari yang ia lewati dengan bekerja.

Ada ribuan malam yang ia lalui dengan memikirkan masa depan anak-anaknya.

Dan ada begitu banyak rasa sakit yang sengaja ia sembunyikan agar kita tidak ikut merasakannya.

Begitu pula seorang ibu.

Ia mungkin tidak pernah mengangkat beban seberat yang dipikul ayah, tetapi ia memikul beban yang tidak kalah beratnya: kekhawatiran.

Khawatir anaknya sakit.

Khawatir anaknya tidak makan.

Khawatir anaknya gagal.

Khawatir anaknya salah memilih jalan.

Bahkan ketika anaknya sudah dewasa, seorang ibu tetap menyimpan nama anaknya di dalam setiap doanya.

Kadang kita meminta sesuatu yang sebenarnya belum begitu penting.

Namun orang tua berusaha mewujudkannya seolah-olah itu adalah kebutuhan paling penting di dunia.

Kita meminta sepatu baru.

Mereka memikirkan bagaimana membayarnya.

Kita ingin sekolah.

Mereka memikirkan biaya pendidikannya.

Kita ingin hidup lebih baik.

Mereka rela bekerja lebih keras.

Kita melihat apa yang kita dapatkan.
Mereka merasakan apa yang harus mereka korbankan.

Ada orang tua yang bekerja hingga larut malam.

Ada yang mempertaruhkan keselamatan ketika bekerja.

Ada yang pulang dengan tubuh penuh debu dan keringat.

Ada yang pernah mengalami kecelakaan kerja.

Ada yang pernah diperlakukan tidak adil.

Ada yang dihina.

Ada yang diremehkan.

Ada yang bahkan pulang membawa luka yang tidak pernah mereka ceritakan kepada anak-anaknya.

Namun ketika sampai di rumah, mereka masih berusaha tersenyum.

Bukan karena hidup mereka mudah.

Tetapi karena mereka tidak ingin anak-anaknya melihat betapa beratnya hidup yang sedang mereka jalani.

Begitulah orang tua mencintai.

Sering kali tanpa suara.

Tanpa meminta tepuk tangan.

Tanpa meminta kita mengerti seluruh pengorbanannya.

Mereka hanya ingin melihat anaknya tumbuh menjadi manusia yang lebih baik daripada dirinya.

Dan ironisnya...

Ketika mereka masih muda, kita terlalu kecil untuk memahami pengorbanan mereka.

Ketika kita mulai dewasa dan mulai memahaminya, mereka justru mulai menua.

Rambutnya memutih.

Langkahnya melambat.

Tangannya mulai gemetar.

Pendengarannya mulai berkurang.

Penglihatannya tidak lagi setajam dahulu.

Dan suatu hari nanti, mungkin kita akan duduk di tempat yang sama...

Melihat kursi yang biasanya mereka duduki,

tetapi kursi itu sudah kosong.

Saat itulah mungkin kita akan bertanya kepada diri sendiri:

“Mengapa dahulu aku begitu sibuk mengejar banyak hal, sampai lupa bahwa ada dua orang yang hanya ingin melihatku pulang?”

“Mengapa dahulu aku begitu mudah meminta, tetapi begitu sulit memberi?”

“Mengapa dahulu aku menganggap perhatian mereka sebagai sesuatu yang biasa?”

Dan pertanyaan yang paling menyakitkan:

Apa yang sudah kita berikan kepada mereka, setelah begitu banyak yang mereka berikan kepada kita?

Apakah hanya uang?

Apakah hanya hadiah?

Tidak.

Barangkali yang paling mereka inginkan bukanlah sesuatu yang mahal.

Mereka hanya ingin kita datang.

Duduk di samping mereka.

Mendengarkan cerita mereka.

Menanyakan kabarnya.

Memeluknya.

Dan berkata:

“Ayah... Ibu... terima kasih.”

Sebab ketika kita masih memiliki mereka, jangan tunggu kehilangan untuk belajar menghargai.

Jangan tunggu rumah menjadi sunyi untuk merindukan suara mereka.

Jangan tunggu tangan mereka tidak lagi mampu menggenggam kita untuk menyadari betapa lama tangan itu telah menjaga kita.

Dan jangan tunggu doa mereka berhenti di dunia...

untuk menyadari bahwa selama ini,

mungkin kita hidup bukan hanya karena perjuangan kita sendiri, tetapi karena ada dua orang yang diam-diam menghabiskan hidupnya agar hidup kita menjadi lebih baik.

Ayah dan Ibu tidak selamanya ada.

Maka selagi mereka masih bisa kita temui,

pulanglah.

Duduklah di hadapan mereka.

Cium tangannya.

Peluk mereka lebih lama.

Dan jika hari ini masih ada kesempatan,

katakanlah:

“Maaf karena selama ini aku lebih sering menuntut daripada memahami.
Maaf karena aku terlalu sibuk mengejar dunia sampai lupa bahwa ada Ayah dan Ibu yang semakin tua.
Terima kasih untuk semua lelah yang tidak pernah kalian ceritakan.
Terima kasih untuk semua air mata yang kalian sembunyikan.
Terima kasih karena telah mengorbankan begitu banyak hal agar aku bisa menjadi seperti sekarang.”

Karena kelak, ketika mereka sudah tiada, kita mungkin memiliki banyak uang, banyak pencapaian, banyak teman, dan banyak hal yang bisa dibeli...

tetapi tidak akan pernah ada uang yang cukup untuk membeli kembali satu menit saja bersama mereka.


Contoh Surat Permohonan Ijin Operasi Mesin Generator




Nomor                                : 99/BM-GA/VI/2017
Lampiran                             : 3 Lembar
Hal                                      : Permohonan Izin Operasi

Kepada YTH,
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral
c.q. Direktur Jenderal Ketenagalistrikan
Jl.Cinta Damai No. 212, Jakarta



Dengan hormat,

Dalam rangka usaha penyediaan tenaga listrik untuk kepentingan sendiri dengan kapasitas pembangkit tenaga listrik diatas 200 KVA yang fasilitas instalasinya berada di Kabupaten Tanah Subur, dengan ini kami mengajukan permohonan Izin Operasi dengan kelengkapan dokumen:
1.       Data Administrasi
a.       Identias Pemohon;
b.      Profil Pemohon; dan
c.       Nomor Pokok Wajib Pajak.

2.       Data Teknis
a.       Lokasi instalasi termasuk tata letak (gambar situasi);
b.      Diagram satu garis;
c.       Jenis dan kapasitas instalasi penyediaan tenaga listrik;
d.      Jadwal pembangunan; dan
e.      Jadwal pengoperasian

3.       Data Lingkungan.

Demikian permohonan kami, atas perhatian Bapak/Ibu kami ucapkan terima kasih.


Hormat kami



Arzachel Abq. Iqbal
Direktur



Saturday, 22 September 2018

Cara Mudah Membuat Konten / Tulisan Pada Blog

Menulis pada blog bukanlah perkara mudah, karena ini mebutuhkan kreatifitas, kemampuan ber imajinasi, kecerdasan dalam berfikir dan kepiawaian mengolah kata, agar tulisan kita menarik untuk dibaca oleh orang lain.

Saya tidak akan membahas terkait isi tulisan, tetapi sekedar membahas cara petunjuk - petunjuk atau penggunaan 'tool" dalam membuat konten pada blog

Jika kamu belum memiliki blog, silahkan buat blog terlebih dulu dan pelajari postingan saya sebelumnya Cara Mudah Membuat Blog 

Petunjuk dasar penggunaan tool pada halaman penulisan sebagai berikut :

Mulai membuat konten blog
Klik New Post untuk membuka halaman dan memulai membuat konten
Tool pada halaman baru
Akan muncul halaman kosong dan hampir pirip dengan tampilan microsoft office word namun lebih sederhana dengan 'tool" yang sangat terbatas, dari sebelah kiri ada Undo (kembali), Redo (Kedepan), Font (untuk menentukan jenis huruf), Font Size (untuk menentukan ukuran huruf), Bold (Huruf Tebal), Italic (huruf miring), Underline (garis di bawah huruf), Strikethrough (garis pada tengah huruf), Text Color (warna huruf), Text Background Color, Link / Add or Remove Link (untuk menambahkan tautan), Insert Image (melampirkan gambar), insert a video, Insert special characters, insert jump break, Alignment (menentukan posisi tulisan)

 Cara membuat tautan ke alamat web lain
Klik Link selanjutnya pada kolom text to display isi tulisan atau kata yang akan dimunculkan pada konten dan kolom web adress isi sesuai alamat website yang akan di tautkan.

Cara melampirkan gambar 
Klik Insert Image, Klik Choose Files / Pilih File, Klik gambar yang akan dilampirkan,

Klik gambar, klik add selected


Cara melampirkan Video
Akan ada beberapa pilihan seperti saat melampirkan gambar, pilihan upload atau dari youtube

Jika semua sudah dirasa cukup maka klik Publish untuk mempublikasikan (tombol ada di sebelah kanan atas warna orange)
Klik View untuk melihat hasilnya


Kini konten anda sudah jadi, tunggu ulasan saya selanjutnya tentang "memunculkan konten kita pada mesin pencarian googgle" dan cara memasang iklan pada blog kita.


Terimakasih.

Wednesday, 19 September 2018

Cara Mudah Membuat Blog

Jika kalian ingin mengetahui Langkah mudah membuat blog, Cara praktis membuat blog, Membuat blog tidak pakai rumit, anda berada di tempat yang tepat untuk belajar. 

Gak pake lama, langsung ke TKP (Check it out)

Langkah Pertama
Hukumnya wajib fardhu ain harus memiliki alamat email, Jika belum!!! tenang. Silahkan liat langkah mudah membuat email di Cara Mudah Membuat Alamat Email 

Langkah Kedua
Yang menurut saya paling simple adalah membuat blog di www.Blogger.com. 
Dan begitu anda masuk ke website nya blogger maka akan muncul tampilan
 Masukan alamat email dan passwordnya

Langkah Ketiga
Pilih Profil, saya sarankan menggunakan blogger profil jika tidak memiliki account google+

Langkah Keempat
Tulis Kalimat yang akan muncul pada Tampilan halaman depan Blog kamu, Contoh "Belajar Menulis" lalu klik continue to blogger

Langkah Kelima

SELAMAT KAMU SUDAH MEMILIKI ACCOUNT BLOGGER

Langkah Keenam
Kini saat nya kamu membuat alamat blog, klik "Create New Blog"
Tulis tampilan blog pada kolom title dan isi juga kolom address

Menulis kolom address adalah hal tersulit karena alamat ini yang akan mencerminkan isi dari blog kita, dan pastinya akan ada ribuan kata yang mirip dengan alamat blog kita dan sudah digunakan oleh orang lain sehingga kita harus memilih kata yang jarang digunakan orang

Pilih Tema blog sesuai dengan selera anda dan sesuai dengan konten yang akan anda buat


Tips.
1. Pilih kata yang jarang digunakan oleh orang lain
2. Tulis kata secara bersambung di akhiri blogspot.com
3. Jika warna merah berarti cara penulisan ada yang salah, jika warna kuning alamat tersebut sudah digunakan oleh orang lain, jika conteng biru maka alamat sudah benar

Langkah Ketujuh
Create Blog dan akan ada pilihan untuk menggunakan domain, karena ini berbayar untuk tahap awal sebaiknya buat blog gratisan saja dulu, hehehe (saya tau sampean muka gratisan), pilih No Thanks

Sekarang anda sudah memiliki blog

Untuk Chek Blog anda klik pada tombol lihat blog di kiri sebelah atas, namun blog anda saat ini masih kosong, untuk memulai membuat tulisan silahkan liat pada postingan saya selanjutnya (Bersambung...) Hehe

 


TERIMAKASIH, SEMOGA TUTORIAL MEMBUAT BLOG INI MEMBANTU!!!!!